Malang— Majelis Pembinaan Kesejahteraan Sosial (MPKS) Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya menggelar kegiatan *Upgrading Pengelola Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah se-Kota Surabaya* pada Jumat, 19 Desember 2025 Kegiatan ini berlangsung di Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Otomotif dan Elektronika (BBPPOE), Jalan Teluk Mandar No. 32, Kota Malang.
Kegiatan upgrading ini diikuti oleh 100 peserta dari 20 LKSA Muhammadiyah se kota surabaya. Acara berlangsung dengan suasana yang sangat seru, dinamis, dan penuh antusiasme dari para peserta.
Materi pertama dalam kegiatan ini mengangkat tema “Kepemimpinan Humanis dan Transformasional: Meningkatkan Kinerja dan Dampak Lembaga Sosial”. Materi disampaikan oleh Dr. M. Ridlwan, M.Pd. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kota Surabaya.
Dalam pemaparannya, Dr. M. Ridlwan menegaskan bahwa lembaga sosial saat ini menghadapi berbagai tantangan yang semakin kompleks, mulai dari keterbatasan pendanaan, keterbatasan sumber daya manusia relawan, hingga tuntutan akuntabilitas publik yang semakin tinggi. Oleh karena itu, kinerja lembaga sosial tidak cukup hanya diukur dari output kegiatan, tetapi juga dari dampak sosial yang dihasilkan serta keberlanjutan lembaga.
Ia juga menekankan bahwa kepemimpinan merupakan faktor kunci dalam menjaga komitmen, integritas, dan motivasi seluruh unsur pengelola lembaga. Menurutnya, seorang pemimpin lembaga sosial harus menjunjung tinggi etika sosial, terutama nilai amanah dan tanggung jawab kepada publik
Dalam sesi penyampaian materi dan diskusi, Dr. M. Ridlwan menyampaikan sejumlah pernyataan penting. Ia menegaskan bahwa tanpa inovasi, lembaga sosial akan tertinggal oleh perkembangan zaman. Oleh sebab itu, ia mendorong LKSA Muhammadiyah untuk melibatkan tenaga muda yang memiliki keahlian di bidang teknologi informasi (IT) dalam pengelolaan lembaga.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa LKSA yang hebat dan berkemajuan harus mampu beradaptasi dengan ekosistem digital, termasuk dalam hal pengelolaan donasi. Menurutnya, donatur lembaga sosial ke depan akan semakin berbasis digital, sehingga pengelola LKSA perlu menyiapkan sistem yang transparan, modern, dan mudah diakses oleh masyarakat.
Di akhir pemaparan materi, Dr. M. Ridlwan berpesan kepada seluruh peserta bahwa,
“Kepemimpinan yang memanusiakan dan menginspirasi adalah fondasi utama keberhasilan lembaga sosial.”
Melalui kegiatan upgrading ini, MPKS PDM Kota Surabaya berharap para pengelola LKSA Muhammadiyah mampu meningkatkan kualitas kepemimpinan, kinerja kelembagaan, serta memperluas dampak sosial yang berkelanjutan bagi masyarakat.
Komentar