Dahlan News – Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed., memberikan dukungan penuh terhadap inovasi pelayanan sosial yang digagas oleh Lembaga Kesejahteraan Sosial Anak (LKSA) Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan. Hal ini ditandai dengan peresmian program Panti SIAGA pada Jumat (1/5/2026).
Acara peresmian tersebut berlangsung khidmat di lingkungan SD Muhammadiyah 11 Surabaya (SD Muhlas). Kegiatan ini juga menjadi bagian dari rangkaian agenda besar silaturrahim serta peresmian Gedung Muhammadiyah Boarding Class (MBC) yang merupakan fasilitas baru di sekolah tersebut.
Peresmian ini dihadiri oleh sejumlah tokoh nasional dan daerah, di antaranya Prof. Abdul Mu’ti, M.Ed. (Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI), Walikota Surabaya,Jajaran pimpinan Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kota Surabaya serta Tokoh masyarakat dan praktisi pendidikan.
Filosofi Panti SIAGA: Lebih dari Sekadar Perlindungan
Kepala LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan dalam sambutannya menekankan bahwa Panti SIAGA bukan sekadar tempat bernaung, melainkan inkubator bagi masa depan anak.
“Panti SIAGA ini kami hadirkan sebagai program generaSI Andalan keluarGa dan bAngsa. Kami tidak hanya fokus pada memberikan perlindungan fisik, tetapi juga pembinaan karakter, kemandirian, dan penyiapan masa depan anak-anak secara terukur,” jelas beliau.
Program ini dirancang sebagai langkah strategis dalam membentuk generasi unggul yang mampu bersaing di masa depan namun tetap memiliki akar moral yang kuat.
Optimalisasi Pelayanan Sosial
Dengan diresmikannya program ini, LKSA Muhammadiyah KH. Achmad Dahlan berkomitmen untuk meningkatkan standar pelayanan sosial mereka. Model yang diterapkan dalam Panti SIAGA diharapkan menjadi prototipe panti asuhan modern yang:
Adaptif: Mampu menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi dan zaman.
Responsif: Cepat tanggap terhadap kebutuhan psikologis dan pendidikan anak.
Berorientasi Masa Depan: Menjamin keberlanjutan pendidikan dan kemandirian ekonomi anak asuh.
Dukungan langsung dari Mendikdasmen RI diharapkan mampu memperkuat sinergi antara lembaga sosial dan sektor pendidikan formal, demi mewujudkan cita-cita besar mencetak generasi emas bagi Indonesia. (Kiyadah)

Komentar